Kamis, 25 Juli 2019

Pemahaman Kesehatan Reproduksi Penting Bagi Remaja Purbalingga

Pemahaman Kesehatan Reproduksi Penting Bagi Remaja Purbalingga

BRALING.COM, PURBALINGGA – Pemahaman kesehatan reproduksi sangat penting untuk dimiliki oleh remaja di Purbalingga. Dengan pemahaman tersebut, diharapkan kaum muda akan lebih bertanggungjawab atas dirinya sendiri.
“Pelajar SMP masuk fase remaja, diharap jangan sampai terjerumus dalam pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba dan menikah dini. Remaja harus punya cita-cita untuk masa depan yang lebih baik,” kata Mukhsinun, Kasi Pelayanan KB pada Dinsosdalduk KBP3A Purbalingga.
Mukhsinun menyampaikan perihal pentingnya kesehatan reproduksi remaja tersebut kepada siswa SMP Negeri 1 Mrebet saat Sosialisasi Generasi Berencana (GenRe) di SMP Negeri 1 Mrebet, 24 Juli 2019.
Sosialisasi kesehatan reproduksi remaja tersebut merupakan bagian dari program dari Dinsosdalduk KBP3A Purbalingga. Tujuannya, untuk membangun remaja di Kota Perwira yang berkualitas dan siap menghadapi masa depannya.

smp n 1 mrebet
Sosialisasi diikuti 49 siswa pengurus OSIS dan perwakilan kelas SMPN 1 Mrebet. Selain Mukhsinun, ada Puji Sri Rahayu dari Dinsosdalduk KBP3A Purbalingga dan Duta GenRe Purbalingga, Farid sebagai pembicara sosialisasi kesehatan reproduksi remaja itu.
Bambang Riadiyanto SPd, Kepala SMP Negeri 1 Mrebet menyambut baik kegiatan tersebut. Ia berharap peserta meneruskan dan menularkan pengetahuan tentang Generasi Berencana (GenRe) kepada teman-temannya.
“Saya berharap siswa SMPN 1 Mrebet menjadi generasi muda yang baik, sukses sekarang dan juga di masa depan,” kata Bambang Riadiyanto dalam keterangan persnya.

Juara 2 Lomba MHQ Putri dalam Pekan Ketrampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam tingkat kab.Purbalingga tahun 2019.

Juara 2 Lomba MHQ Putri dalam Pekan Ketrampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam tingkat kab.Purbalingga tahun 2019.

Gambar mungkin berisi: 2 orang, orang berdiri

Gambar mungkin berisi: 2 orang, orang berdiri dan luar ruangan


Gambar mungkin berisi: 2 orang, orang tersenyum, orang berdiri

Selamat dan sukses utk Melinda Putri Pangesti (9D) siswi SMPN 1 Mrebet yg meraih Juara 2 Lomba MHQ Putri dalam Pekan Ketrampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam tingkat kab.Purbalingga tahun 2019.
SPENSABET BISA !
SPENSABET SUKSES !

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMP N 1 Mrebet. tahun pelajaran 2019/2020.

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMP N 1 Mrebet. tahun pelajaran 2019/2020.

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMP N 1 Mrebet. tahun pelajaran 2019/2020. 15-17 Juli 2019.
selamat datang peserta didik baru di SMPN 1 Mrebet, sekolah Adiwiyata, sekolah sehat, sekolah berprestasi. SPENSABET Bisa ! SPENSABET sukses !

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, orang berdiri, luar ruangan dan alam

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, orang duduk dan dalam ruangan

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih dan dalam ruangan

SMP Negeri 1 Mrebet Gelar Kegiatan Amaliah Ramadan 1440 H

SMP Negeri 1 Mrebet Gelar Kegiatan Amaliah Ramadan 1440 H


BRALING.COM, PURBALINGGA – SMP Negeri 1 Mrebet mengisi Bulan Ramadhan 1440 H dengan sejumlah kegiatan keagamaan. Mulai dari Shalat Dhuha, pengajian, Shalat Dhuhur berjamaah, buka puasa bersama hingga penerimaan serta penyaluran zakat fitrah.
Rangkaian kegiatan tersebut dimulai sejak awal Ramadhan dan berakhir sampai menjelang libur Lebaran. Kepala Sekolah, Bambang Riadiyanto SPd berkata, kegiatan itu dilaksanakan untuk meningkatkan iman dan takwa peserta didik.
“Apalagi di bulan Ramadhan ini pahala ibadah akan dilipatgandakan. Kami berharap para peserta didik menjadi insan yang lebih religius dan berkarakter mulia,” kata Bambang.
Shalat Dhuha dilaksanakan sebelum dimulai pembelajaran dan dilanjutkan dengan pengajian. Pengajian diisi ceramah dari guru agama dan guru yang berkompeten di bidang agama.
Setelah pembelajaran, sebelum pulang peserta didik dan guru Shalat Dhuhur berjamaah di masjid sekolah. Sementara buka bersama pengurus OSIS, perwakilan kelas dan guru dilaksanakan 25 Mei 2019.
Menurut guru pembina kerohanian, Munfarid SAg, kegiatan amaliyah Ramadhan akan fokus pada penerimaan dan penyaluran zakat fitrah.
Zakat fitrah yang terkumpul dari siswa, akan disalurkan kepada yang berhak menerima.
Penerima zakat yaitu sejumlah siswa dan warga masyarakat sekitar yang memang berhak untuk menerima. “Dengan zakat fitrah selain sebagai Rukun Islam juga untuk menumbuhkan kepedulian kepada sesama,” ujar Munfarid.

Hasil UN SMP N 1 Mrebet meraih peringkat 10 sekolah negeri se kab Purbalingga tahun 2019

SMP N 1 Mrebet meraih peringkat 10 sekolah negeri se kab Purbalingga tahun 2019


Selamat dan sukses utk peserta didik kelas IX SMPN 1 Mrebet tahun pelajaran 2018/2019 atas 100% kelulusannya. Tahun ini Alhamdulillah SMPN 1 Mrebet nilai rata-rata UN meraih peringkat 10 untuk sekolah negeri se kab.Purbalingga. Semoga ke depan semakin baik prestasinya. 
SPENSABET BISA !

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih dan orang berdiri

Gambar mungkin berisi: 3 orang, orang berdiri

Kegiatan Amaliyah Ramadhan di SMPN 1 Mrebet

Kegiatan Amaliyah Ramadhan di SMPN 1 Mrebet
Ramadhan 1440 H di SMPN 1 Mrebet diisi dengan beberapa kegiatan keagamaan. Kegiatan tersebut antara lain shalat Dhuha, pengajian, shalat dhuhur berjamaah, buka puasa bersama pengurus OSIS dan penerimaan serta penyaluran zakat fitrah. Rangkaian kegiatan tersebut dimulai sejak awal Ramadhan dan berakhir sampai menjelang libur lebaran.


Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, orang duduk dan dalam ruangan

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, keramaian dan dalam ruangan

SMP Negeri 1 Mrebet Lepas Siswa Lewat Pagelaran Seni

SMP Negeri 1 Mrebet Lepas Siswa Lewat Pagelaran Seni


BRALING.COM, PURBALINGGA – SMPN 1 Mrebet Menggelar Pergelaran Seni dan Perpisahan di Gedung Serba Guna, 2 Mei 2019. Tahun ini, SMP Negeri 1 Mrebet melepas 268 siswa kelas IX.
Walaupun, kelulusan belum diumumkan, pihak sekolah mengajukan kegiatan seremonial perpisahan. Kepala Sekolah, Bambang Riadiyanto SPd berharap, siswanya tidak hanya berprestasi secara akademik saja tapi juga non akademik.
“Saya berharap SMPN 1 Mrebet masih bisa mempertahankan peringkat nilai UN-nya di sepuluh besar kabupaten, syukur meningkat,” kata Bambang Riadiyanto.
Dra Wahyu Tri Susanti, Urusan Kesiswaan berkata, kegiatan perpisahan sudah biasa dikemas dengan pergelaran seni. Ada banyak sajian seni dari siswa kelas 7, 8, dan 9, yakni teater, paduan suara, solo vocal, musik band, tari manipuri, tari lenggasor, thek-thek, dan baca puisi.
Agus Triono SSi, pembina kesenian mengatakan persiapan dan latihan kurang lebih dua minggu selepas pelajaran. “Pergelaran seni ini adalah ajang ekspresi seni bagi siswa. Banyak sekali yang ingin tampil. Tapi saya mencoba menyeleksi mengingat waktu terbatas,” ujarnya.

Sumber: https://braling.com/2019/05/smp-negeri-1-mrebet-lepas-siswa-lewat-pagelaran-seni

Juara 3 Lomba Berpantun, Festival Literasi Sekolah (FLS) Kab.Purbalingga thn 2019


Juara 3 Lomba Berpantun, Festival Literasi Sekolah (FLS) Kab.Purbalingga thn 2019

Alhamdulillah...selamat dan sukses utk siswa SMPN 1 Mrebet; 
Dea Rahmaningrum (7A) meraih Juara 3 Lomba Berpantun, Festival Literasi Sekolah (FLS) Kab.Purbalingga thn 2019. SPENSABET BISA !

Keterangan foto tidak tersedia.

Juara POPDA dan OSN SOSIEN


Juara POPDA dan OSN SOSIEN 

Pemberian reward utk siswa SMPN 1 Mrebet yg meraih prestasi : 
- Di POPDA cab. atletik atas nama Azeemsya 9G (1 medali perak dan 1 medali perunggu), Izzul Panca 8A (1 medali perak), dan Mukminin 9G (1 medali perunggu)
-Di Lomba OSN SOSIEN SMAN 1 Purbalingga atas nama Nandang Dwi Antoro 9A (Juara 2 OSN Matematika)
selamat dan sukses ! semoga menginspirasi dan memotivasi siswa lain untuk meraih prestasi !

Gambar mungkin berisi: 3 orang, orang tersenyum, orang berdiri dan sepatu

Juara 2 lomba OSN Matematika SOSIEN di SMA N 1 Purbalingga

Juara 2 lomba OSN Matematika SOSIEN di SMA N 1 Purbalingga

Gambar mungkin berisi: 5 orang, orang berdiri


Selamat dan sukses untuk Nandang Dwi Antoro (9A) meraih Juara 2 lomba OSN Matematika SOSIEN di SMA N 1 Purbalingga. selamat juga utk para pembinanya. 
SPENSABET BISA !

penyerahan buku antologi Puisi Menolak Korupsi (PMK)

Penyerahan buku antologi Puisi Menolak Korupsi (PMK) 


penyerahan buku antologi Puisi Menolak Korupsi (PMK) 7 pelajar se Indonesia kepada siswa SMP N 1 Mrebet yg termuat karyanya (Malinda, Adit Tyo dan Nandang)


Gambar mungkin berisi: 5 orang, termasuk Ely Noviati dan Agustav Triono, orang tersenyum, orang berdiri

Gambar mungkin berisi: 5 orang, termasuk Ely Noviati dan Agustav Triono, orang tersenyum, orang berdiri

Melukis Di Dinding Sekolah, Siswa SMP N 1 Mrebet Kampanye Jaga Lingkungan

Melukis Di Dinding Sekolah, Siswa SMP N 1 Mrebet Kampanye Jaga Lingkungan




Kerusakan lingkungan hidup saat ini merupakan masalah yang sering terjadi di Indonesia. Mulai dari pencemaran air tanah dan udara, pemanasan global, kerusakan hutan, hingga permasalahan sampah. Banyak faktor yang menyebabkan lingkungan hidup menjadi rusak. Salah satunya kurangnya kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan hidup agar tetap .


Berbagai upaya dilakukan untuk menangani permasalahan lingkungan hidup, seperti yang di lakukan SMP N 1 Mrebet. Mereka mempunyai cara tersendiri untuk mengedukasi siswanya akan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan hidup dengan melukis di media dinding atau mural.

"Dengan lukisan mural menambah keindahan dinding sekolah dan sebagai media kampanye kepedulian lingkungan hidup," kata Bambang Riadiyanto selaku Kepala Sekolah SMP N 1 Mrebet, Senin (11/2).

Ia berharap kegiatan tersebut mengurangi aksi corat-coret yang sering dilakukan siswa baik di meja maupun di tempat lain. Selain itu, menunjang persiapan sekolah untuk mengikuti lomba sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Tengah
Kami sediakan ruang untuk siswa berekspresi di tembok belakang kelas dan sebelah gedung serba guna sekolah,” imbuhnya.

Sugiarti, Guru Seni Budaya mengatakan para siswa dibagi kelompok beranggota 6-7 siswa dan masing-masing diberi ruang gambar atau space kurang lebih 2-3 meter.
Kegiatan ini adalah ruang berekspresi bagi siswa untuk melukis dan tentunya bisa menyampaikan pesan yang kuat. Sebelumnya mereka juga harus mengumpulkan sketsa dulu untuk disetujui guru,” pungkasnya.[dit

Mural Bertema Lingkungan Hidup untuk Edukasi Remaja Soal Pemanasan Global

Mural Bertema Lingkungan Hidup untuk Edukasi Remaja Soal Pemanasan Global


Purbalingga, Gatra.com – Pemanasan global alias global warming telah menjadi isu internasional. Sudah seharusnya isu lingkungan ini dikenalkan sejak usia muda.

Kerusakan lingkungan hidup sendiri merupakan masalah yang sering terjadi di Indonesia. Mulai dari pencemaran air tanah dan udara, pemanasan global, kerusakan hutan, hingga permasalahan sampah.

Kepala SMP Negeri 1 Mrebet, Bambang Riadiyanto, mengatakan bahwa ada banyak faktor yang menyebabkan lingkungan hidup menjadi rusak. Salah satunya, karena kurang kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan hidup agar tetap sehat.
Karenanya, sekolah yang dipimpinnya punya cara tersendiri untuk mengedukasi siswanya agar menyadari pentingnya memiliki sikap peduli pada lingkungan hidup. Caranya yakni dengan melukis di media dinding atau mural.

"Dengan lukisan mural, (bisa) menambah keindahan dinding sekolah dan sebagai media kampanye kepedulian lingkungan hidup," katanya, dalam keterangan tertulis yang diterima Gatra.com, Minggu (10/2).

Bambang menerangkan, kegiatan yang diikuti seluruh siswa kelas IX SMP N 1 Mrebet itu digelar selama dua hari yaitu Jumat sampai dengan Sabtu (8-9/02).

Selain untuk mengedukasi siswa soal lingkungan, ia juga berharap kegiatan ini bisa mengurangi aksi corat-coret yang sering dilakukan siswa baik di meja maupun di tempat lain.
Selain itu, kegiatan ini juga bisa menunjang persiapan sekolah untuk mengikuti lomba sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Tengah.

“Kami sediakan ruang untuk siswa berekspresi di tembok belakang kelas dan sebelah gedung serba guna sekolah,” jelasnya.

Sugiarti, Guru Seni Budaya SMP Negeri 1 Mrebet mengatakan para siswa dibagi menjadi beberapa kelompok beranggotakan 6-7 siswa dan masing-masing diberi ruang gambar kurang lebih 2-3 meter.

“Kegiatan ini adalah ruang berekspresi bagi siswa untuk melukis dan tentunya bisa menyampaikan pesan yang kuat. Sebelumnya mereka juga harus mengumpulkan sketsa dulu untuk disetujui guru,” ucap Sugiarti.

sumber: https://www.gatra.com/detail/news/389300-Mural-Bertema-Lingkungan-Hidup-untuk-Edukasi-Remaja-Soal-Pemanasan-Global

Siswa SMP N 1 Mrebet Melukis Mural Bertema Lingkungan Hidup

Siswa SMP N 1 Mrebet Melukis Mural Bertema Lingkungan Hidup









KBRN, Purbalingga: Kerusakanlingkungan hidup saat ini merupakan masalah yang sering terjadi di Indonesia. 
Mulai dari pencemaran air tanah dan udara, pemanasan global, kerusakan hutan, hingga permasalahan sampah.
Banyak faktor yang menyebabkan lingkungan hidup menjadi rusak. Salah satunya kurangnya kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan hidup agar tetap sehat.
Berbagai upaya dilakukan untuk menangani permasalahan lingkungan hidup, seperti yang di lakukan SMP N 1 Mrebet.
Mereka mempunyai cara tersendiri untuk mengedukasi siswanya akan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan hidup dengan melukis di media dinding atau mural.
Kegiatan yang diikuti seluruh siswa kelas IX SMP N 1 Mrebet itu digelar selama dua hari yaitu Jum’at sampai dengan Sabtu (8-9/02/2019).
"Dengan lukisan mural menambah keindahan dinding sekolah dan sebagai media kampanye kepedulian lingkungan hidup," kata Bambang Riadiyanto selaku Kepala Sekolah SMP N 1 Mrebet Minggu (20/2/2019).
Ia berharap kegiatan tersebut  mengurangi aksi corat-coret yang sering dilakukan siswa baik di meja maupun di tempat lain. Selain itu,  menunjang persiapan sekolah untuk mengikuti lomba sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Tengah.
“Kami sediakan ruang untuk siswa berekspresi di tembok belakang kelas dan sebelah gedung serba guna sekolah,” imbuhnya.
Sugiarti, Guru Seni Budaya mengatakan para siswa dibagi kelompok beranggota 6-7 siswa dan masing-masing diberi ruang gambar atauspace kurang lebih 2-3 meter.
"Kegiatan ini adalah ruang berekspresi bagi siswa untuk melukis dan tentunya bisa menyampaikan pesan yang kuat. Sebelumnya mereka juga harus mengumpulkan sketsa dulu untuk disetujui guru,” pungkasnya. (spj)

Siswa SMP Negeri 1 Mrebet Bikin Lukisan Mural Di Sekolah

Siswa SMP Negeri 1 Mrebet Bikin Lukisan Mural Di Sekolah

lomba sekolah adiwiyata purbalingga jawa tengah

BRALING.COM, PURBALINGGA – SMP Negeri 1 Mrebet memiliki cara sendiri untuk mengasah minat dan bakat seni siswa sekaligus menjadikan lingkungan sekolah semakin indah dan nyaman. Cara itu yakni dengan melukis mural.
Sekolah mengajak seluruh siswa kelas IX SMP N 1 Mrebet untuk melukis tembok sekolah dengan gaya seni mural. Aksi mural bersama-sama itu dilaksanakan 8-9 Februari 2019
Tembok yang dilukis mural yakni tembok di belakang kelas dan sebelah gedung serba guna. Meskipun gaya dan warnanya dibebaskan, tema lukisan mural tetap satu, yaitu lingkungan hidup.
Kepala SMP Negeri1 Mrebet, Bambang Riadiyanto, SPd mengatakan, tema lingkungan hidup dipilih untuk turut menunjang persiapan sekolah mengikuti Lomba Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Jawa Tengah.
“Dengan lukisan mural tersebut selain menambah keindahan sekolah diharapkan juga sebagai media kampanye kepedulian lingkungan hidup,” dalam keterangan pers yang diterima Braling.com.
Siswa dibagi kelompok beranggota 6-7 siswa dan masing-masing diberi ruang untuk melukis kurang lebih 2 meter. Siswa tampak antusias dalam mengikuti program melukis mural bersama itu.
“Kegiatan ini adalah ruang berekspresi bagi siswa untuk melukis dan tentunya bisa menyampaikan pesan yang kuat. Sebelumnya mereka juga harus mengumpulkan sketsa dulu untuk disetujui guru,” ujar guru seni budaya, Sugiarti SPd.

SMP Negeri 1 Mrebet Kenalkan Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Anak

SMP Negeri 1 Mrebet Kenalkan Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Anak


kekerasan seksual anak purbalingga

RALING.COM, PURBALINGGA – SMP Negeri 1 Mrebet mulai mengenalkan tentang kekerasan seksual terhadap anak kepada siswanya dengan menggelar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual Terhadap Anak, yang di Gedung Serba Guna, Kamis 13 Desember 2018.
Kepala SMP Negeri 1 Mrebet, Bambang Riadiyanto SPd mengatakan, kegiatan tersebut untuk memberikan pengetahuan terhadap siswa tentang kekerasan seksual, dengan begitu akan ada pencegahan secara dini.
“Sebagai lingkungan pendidikan, sekolah perlu juga memberikan sosialisasi agar anak didik terhindar dari bahaya tersebut,” kata Bambang Riadiyanto dalam keterangan pers yang diterima Braling.com.
Sosialisasi seluruh siswa Kelas VII, VIII, dan IX sejumlah 775 siswa. Pematerinya, Ayu Utari SHum, pekerja sosial dari Dinsosdalduk dan Yunis Aqua dari bagian Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Purbalingga.
penyair agustav triono
Ayu Utari SHum menjelaskan sejumlah tips untuk siswa jika mengalami tindakan kekerasan seksual. Antara lain berlari cepat ke tempat yang ramai, berteriak minta tolong dan tidak malu segera bilang ke orang sekitar serta segera melaporkan ke yang berwajib.
“Selain itu yang lebih penting mencegah dengan berperilaku sopan dalam perilaku dan berpakaian, mengenali dan menjaga organ intim, dan menjaga hubungan baik dengan orang tua termasuk juga guru,” sambung dia.
Sementara itu, Yunis Aqua mengenalkan pencegahan dan bahayanya kekerasan terhadap anak melalui video. Siswa antusias mengikuti kegiatan tersebut. “Para siswa agar jangan sampai terkena dan melakukan tindakan tersebut, sebab masa depan bangsa ada di tangan generasi muda,” kata Yunis.

Juara 2 lomba Sesorah / pidato Bahasa Jawa tingkat kab.Purbalingga tahun 2018

Juara 2 lomba Sesorah / pidato Bahasa Jawa tingkat kab.Purbalingga tahun 2018

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih


Keterangan foto tidak tersedia.


Alhamdulillah. . . selamat dan sukses untuk Malinda siswi SMP N 1 Mrebet kelas 8 C, meraih Juara 2 lomba Sesorah / pidato Bahasa Jawa tingkat kab.Purbalingga tahun 2018... SPENSABET BISA !

PELANTIKAN PENGURUS OSIS SMP N 1 Mrebet 2018/2019

PELANTIKAN PENGURUS OSIS SMP N 1 Mrebet 2018/2019





Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, orang berdiri, keramaian dan luar ruangan

Gambar mungkin berisi: 2 orang, orang berdiri dan luar ruangan


serah terima dan pelantikan pengurus OSIS SMP N 1 Mrebet 2018/2019, Senin 12-Nov-2018. 
terima kasih utk pengurus masa bakti 2017/2018...
selamat bertugas utk pengurus masa bakti 2018/2019...

PENJARAKAN SAMPAH PLASTIK DENGAN GAPURA ECOBRICK

PENJARAKAN SAMPAH PLASTIK DENGAN GAPURA ECOBRICK


Gambar mungkin berisi: luar ruangan


      

Ecobrick atau “Bata Ramah Lingkungan” merupakan botol Plastik yang disi dengan sampah-sampah plastik dengan kepdatan tertentu yang kemudian disusun atau dirangkai menjadi sebuah benda atau bangunan

Cara pembuatan Ecobrick adalah dengan memotong-motong sampah plastik yang bersih dan kering kemudian dimasukan dalam wadah botol bekas air minum atau yang lainya. Sampah –sampah tersesebut dipadatkan menggunakan stick dari kayu atau bambu. Untuk menambah nilai seni maka sampah plastik berwarna-warni yang dimasukan kedalam botol di susun posisinya. Botol-botol yang sudah terisi sampah atau disebut dengan Ecobrick selanjutnya disusun/dirangkai dan direkatkan menggunakan lem untuk membuat kursi, meja atau barang-barang lainya. Selain itu bata-bata ecobrick juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan bangunan sebagaimana fungsi bata pada umumnya, tentu semua dilakukan dengan proses yang cukup lama dan butuh kesabaran.

Ecobrick sangat ampuh untuk mengurangi jumlah sampah plastik, dari hasil praktek dari satu kardus sampah Plastik dapat diringkas menjadi 3 botol Ecobrick (botol Teh dalam Kemasan). Sifat sampah plastik yang tidak bisa terurai membuat Ecobrick menjadi bahan bangunan yang tidak dapat lapuk dan sangat ramah lingkungan tentunya.

Ecobrick mampu menjadi salah satu cara sederhana pengurangan sampah plastik yang terus diproduksi setiap hari sehingga sangat perlu untuk disosialisasikan. Meskipun tidak mampu menjadi solusi utama permasalahan sampah namun dengan Ecobrick kita telah sedikit berkontribusi menyelamatkan bumi dari tumpukan Sampah

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes